Senin, 24 September 2012

Senin, 10 September 2012

Selepas Hujan di Kantor Padang

Hari ini, Kami fasilitator Sumbar yang terdiri dari Fac Kota Padang dan Fac Kabupaten Padang Pariaman merasa sangat senang, karena kami di kunjungi oleh Team Leader kami, Bapak Reza dari kota Bandung. Meski hujan lebat mengguyur kota Padang, tapi tidak menyurutkan niat kami untuk bisa berkumpul dan bertemu dengan Bapak Reza di Kantor SS yang terletak di Wisma Indah, Lapai Padang.
Hujan lebat sempat membuat depan kantor SS kebanjiran, mungkin akibat air kiriman dari tempat yang lebih tinggi, tetapi untunglah banjir tidak berlansung lama, setelah hujan reda, genangan air berangsur-angsur surut.
Pertemuan pun baru di mulai setelah lewat dari jam 10 pagi, bertepatan dengan berhentinya hujan turun dari langit, pembahasan pertama yang dikemukakan adalah laporan progress dari masing masing fasilitator tentang sekolah dampingan, serta permasalahan yang dihadapi di lapangan.
Awalnya Pak Reza komplain bahwa imelnya tidak mendapat respon dari fasilitator di Sumbar hanya ada satu fasilitator yang membalas imelnya, saya pribadi tidak merasa mendapat imel dari Pak Reza, akhirnya saya mencoba mencek Spam folder, ternyata imel pak dari Reza numpuk di sana, saya bingung kenapa? mungkin ada yang meng-klik spam untuk imel pak Reza, siapakah dia?... saya juga tak tahu.......
Setelah waktu zuhur tiba, kami beristirahat, makan siang dan sholat, dan sepakat untuk kembali melanjutkan diskusi jam 2 siang....
Berhubung sekarang jam di laptop saya menunjukkan jam 1: 58 maka saya harus mengakhiri tulisan ini, dan bersiap-siap untuk kembali berkumpul berdiskusi, semoga nanti disambung lagi ceritanya... Chayooo......

Minggu, 02 September 2012

Melihat senyum mereka, seolah menjadi penghapus lelah menempuh perjalanan panjang dari kota Padang untuk menemukan sekolah mereka yang berada jauh dari pusat kota Pariaman.
Senyum Anak Anak SD N 12 Batang Gasan

Rabu, 29 Agustus 2012

SD N 10 2 x 11 Kayu Tanam

Sekilas Sekolah ini nampak baik-baik saja, akan tetapi setelah didekati kelihatanlah kalau sekolah ini nampak masih baik hanya karena catnya yang masih baru, sedangkan bangunan sekolah ini sudah tua, sudah banyak retak di mana mana, gedung UKS yang terdapat di samping sekolah juga sudah tidak layak untuk digunakan. Menurut salah satu guru yang berhasil kami temui sewaktu survey Ibu Leli Suryani, sekolah ini belum memiliki SOP ataupun Renstra tentang kesiapsiagaan, hanya saja beliau pernah mengikuti pelatihan troumatic healing di salah satu Sekolah Menengah yang ada di Kayu Tanam. Akses jalan menuju sekolah ini cukup sulit, karena kami harus melewati jembatan yang sudah tidak layak, sehingga sewaktu melewatinya harus sangat berhati hati karena sungai dengan jurang yang dalam di bawahnya sudah siap menunggu apapun yang jatuh ke dalamnya.

Survey Pertama

Survey Pertama yang saya lakukan di bulan puasa adalah mengunjungi sekolah SD N 20 Lubuk Alung, sekolah ini terletak di belakang pasar Lubuk Alung, di Kampung Durian. secara fisik sekolah ini sudah bangunan tua, atap sudah karatan dan konsen sudah keropos.

Rabu, 22 Agustus 2012

setelah sekian lama mati suri dari dunia " ngeblog" akhirnya saya kembali membuat blog baru. blog ini khusus saya dedikasikan untuk pekerjaan baru saya di Safe School. Good Luck.....